Breaking News : Dr. David Tobing Ketua KKI Laporkan Himbara ke OJK dan BPKN , Rencana Pungut Biaya Cek Saldo & Tarik Tunai, Secara Sepihak.

image
Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) melaporkan Himbara atau himpunan bank negara seperti Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Tabungan Negara Ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN RI).
Ketua KKI David Tobing mewakili Konsumen Indonesia menolak rencana PT Jalin Pembayaran Nusantara bersama Himbara memberlakukan pengenaan biaya cek saldo dan biaya tarik tunai per 1 Juni 2021.
"Jalin dan Himbara tidak bijak kalau memang akan memberlakukan biaya-biaya tersebut yang sebelumnya gratis, hal ini memberatkan nasabah," kata dia melalui siaran persnya, Sabtu (22/5/2021).
KKI jelas menolak rencana tersebut dan telah menyampaikan keberatan kepada OJK dan BPKN RI (21/5/2021).
"Kebijakan tersebut layak ditolak karena memberatkan nasabah di Indonesia. Padahal tujuan awal diadakannya ATM Link adalah mempermudah nasabah Indonesia dalam melakukan transaksi melalui ATM secara efisien dan efektif agar tidak terlalu banyak pengadaan ATM," jelas Dr. David.
David juga menerangkan dalam UU Perlindungan Konsumen telah diatur larangan perubahan aturan secara sepihak oleh pelaku usaha (Pasal 18 huruf g UU Perlindungan Konsumen dan Surat Edaran OJK No 13/SEOJK.07/2014)
"Kalau dilanggar itu terancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak dua miliar," tegas David menerangkan Pasal 62 ayat 1 UU Perlindungan Konsumen.
Oleh karenanya David menyarankan OJK segera mengambil sikap untuk peninjauan kembali terkait pemberlakuan biaya cek saldo dan biaya tarik tunai yang akan dilakukan oleh Jalin dan Himbara.
" OJK perlu panggil Jalin dan Himbara agar di evaluasi sehingga tetap berkomitmen dalam mengedepankan perlindungan konsumen dengan berpedoman pada asas manfaat, keadilan, keseimbangan, keamanan dan keselamatan Konsumen serta kepastian hukum.
"indakan pengenaan biaya ini juga tindakan sewenang wenang terhadap nasabah/konsumen dan terkesan perbankan ingin mencari keuntungan berlebih dari nasabah," tutupnya. (Rilis F.B Dr. David Tobing )

Sat, 22 May 2021 @19:13


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Cek Nama Domainf

Cek Nama Domain ?

selamat datang di website kami.
image

BUKU SERIAL TOKOH & PAHLAWAN NASIONAL

Telp: (sms/WA only)


Penerbitan SWARA RESI AktaNotaris 37/Kumham 24/3/2000 Rekening:BRI No: 053801052152509 an. Ferdinand H LTobing : Jl.Apel 1 Depok. Koord. Forum Putra Veteran Pejuang Kemerdekaan RI (PKRI) Ketua Yayasan Glori .Email: redaksi@swararesi.com
Copyright © 2021 swararesi.com · All Rights Reserved