Jadi Rebutan Lawyer Global, Segera DPR minta Pemerintah Ambil Alih Urus Hak Korban Sriwijaya SJ 182 ke Boeing.Kapolri Agar Selidiki Dugaan Beredarnya Data Ahli Waris.

image

 

Jadi Rebutan Lawyer Global, Segera DPR minta Pemerintah  Ambil Alih Urus Hak Korban Sriwijaya SJ 182 ke Boeing.Kapolri Agar Selidiki Dugaan Beredarnya Data Ahli Waris.
Swararesi.com, Media Putra Dirgantara (27/1/2021) --Masa duka belum liwat dan belum semua korban SJ 182 teridentifikasi , Diduga Lawyer Global telah bergerilya melakukan promosi jasa untuk tangani hak waris korban SJ 182 ke Boeing.
Hasil menggiurkan yang diduga akan diraup dari sukses fee nilai  jutaan  dollar cukup membuat siapapun lupa pada etika bisnis  maupun adat ketimuran khususnya dimasa duka saat keluarga dilanda musibah.
Untuk itu koordinator peduli bencana p3au Ferdinand Tobing merasa terpanggil untuk menyurati Ketua DPR, Presiden, Menteri Perhubungan ,Kapolri dan pihak terkait agar penanganan klaim ke Boeing nantinya ditangani pemerintah agar lebih transparan dan hak ahli waris korban SJ 182 dapat diterima utuh.Ferdinand yang juga mantan  Tenaga Ahli di DPR RI, hari ini tanggal 27 Januari 2021 akan menyambangi DPR RI menemui ketua komisi DPR yang membidangi masalah terkait. Ini perlu segera diketahui DPR sebelum ada pihak yang melakukan perikatan dengan ahli waris korban SJ 182 untuk menangani klaim ke Boeing nantinya.Pada saat bersamaan Ferdinand juga akan menyurati Kapolri agar mengamankan data alamat maupun identitas pribadi dari ahli waris korban SJ 182 yang diduga beredar dipihak yang akan melakukan pendekatan untuk mengurus klaim ke Boeing nantinya.
Walaupun dugaan penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya (produksi Boeing) masih dalam penyelidikan KNKT, tapi pemerintah perlu proaktif antisipasi kemungkinan ada gugatan ke Boeing dikemudian hari, seperti yang pernah terjadi dari beberapa kecelakaan pesawat buatan Boeing yang akhirnya manajemen Boeing digugat pihak keluarga korban.
Seperti yang telah diketahui bahwa dari daftar korban SJ 182 terdapat juga 4 penumpang termasuk crew dan awak pesawat yang merupakan KBAU (Keluarga Besar Angkatan Udara) termasuk salah satunya menantu dari warga di komplek  AU, dimana Ferdinand pernah dibesarkan ditempat yang sama.

Ferdinand telah menemukan beberapa Firma Hukum skala Internasional/ Global yang telah memperkenalkan jasa mereka untuk mengurus klaim ke Boeing secara terbuka di media masa dikemas dalam bentuk pemberitaan.Untuk itu dihimbau kepada Dewan Pers agar menghindari  publikasi berita yang beraroma promosi jasa dari pihak yang secara etika dilarang memasarkan jasanya di media masa.

Wed, 27 Jan 2021 @04:55


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

MEDIAWATCH DIRGANTARA TOKOH & PAHLAWAN NA
PUSAT INFO TOKOH NASIONAL & PAHLAWAN NASI
Cek Nama Domainf

Cek Nama Domain ?

selamat datang di website kami.
image

BUKU SERIAL TOKOH & PAHLAWAN NASIONAL

Telp: (sms/WA only)


Penerbitan SWARA RESI AktaNotaris 37/Kumham 24/3/2000 Rekening:BRI No: 053801052152509 an. Ferdinand H LTobing : Jl.Apel 1 Depok. Koord. Forum Putra Veteran Pejuang Kemerdekaan RI (PKRI) Ketua Yayasan Glori .Email: redaksi@swararesi.com
Copyright © 2021 swararesi.com · All Rights Reserved