MEDIAWATCH DIRGANTARA HUMAN CAPITAL-ASN Watch

Gubernur Jawa Tengah Peroleh Penghargaan sebagai Pembina Pelayanan Publik dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara.

image
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperoleh predikat Pembina Pelayanan Publik sangat baik tingkat nasional. Penghargaan itu diberikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Tjahjo Kumolo, di  The Opus Grand Ballroom, Jl. Darmawangsa III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/11).
Oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Ganjar diminta paparan di hadapan Tjahjo Kumolo dan para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Ganjar  memutar video pendek tentang dirinya mengunjungi rumah Orang Dengan Gangguan Jiwa bernama Supriyono di Kabupaten Banyumas, pada 29 Oktober 2019 lalu.
“Kenapa cerita ini  saya bawa ke sini? Ini adalah bentuk pelayanan publik yang saat ini sedang saya lakukan bersama kawan-kawan Pemprov Jateng,” kata Ganjar.
Ganjar mengungkapkan, kedatangannya ke rumah Supriyono itu setelah ia menerima informasi dari media sosial. Informasi yang diterima menyebutkan bila Supriyono dikurung oleh orang tuanya karena menderita gangguan jiwa.
“Kalau dulu, mungkin untuk laporan seperti ini membutuhkan prosedur berbelit-belit. Tetapi zaman sudah terus bergerak, aduan masyarakat lewat media sosial pun kami tindaklanjuti dan respon secepatnya,” ujar Orang Nomor Satu di Jateng ini.
Dari cerita Supriyono yang akhirnya dibawa dan diobati ke rumah sakit jiwa itu, Ganjar menambahkan bila pelayanan publik harus mengikuti perkembangan zaman. Aspek yang perlu diperhatikan dalam pelayanan publik, menurut Ganjar, adalah mudah, murah, cepat, dan tuntas.
 “Sekarang era milineal, masyarakat ingin lapor, mengadu, atau bahkan sekadar chit-chat dengan kami (pemerintah, red) lewat medsos. Maka kami harus siap, saat ini aturannya setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) wajib merespon aduan masyarakat maksimal 1x24 jam. Jika lebih dari 1x24 jam, mereka sudah tahu resikonya,” tegas Ganjar.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Tjahjo Kumolo mengatakan, Aspek yang dinilai adalah Kebijakan pelayanan, Profesionalisme SDM, Sarana dan prasarana, Konsultasi dan pengaduan, Inovasi, dan Sistem Informasi Pelayanan Publik.
“Kami ingin mempercepat pelayanan di semua sektor, termasuk ingin memberikan izin cepat. Dari data yang kami himpun dari semua provinsi, Jateng dan DIY paling effektif anggarannya.
Ganjar Pranowo sangat bahagia atas penghargaan yang diterima.  "Ucapan Terimakasih saya sampaikan kepada kawan2 OPD, Pemerintah Kabupaten  ,Pemerintah Kota dan masyarajat Jawa Tengah.Semoga kami selalu bisa memperbaiki diri untuk melayani" ujar Ganjar usai menerima penghargaan tersebut. (fredi)

Wed, 6 Nov 2019 @21:29


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2019 swararesi.com · All Rights Reserved