Dirjen PHI & Jamsos Apresiasi kepada Lembaga Swasta yang menyelenggarakan pelatihan Struktur Skala Upah secara online dan berbiaya murah. Kemenaker sedang siapkan aplikasi Online Training.

image

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemnaker, Haiyani Rumondang, Apresiasi kepada Lembaga Swasta yang menyelenggarakan pelatihan Struktur Skala Upah (SUSU)  secara online dan berbiaya murah. Direktorat Pengupahan Kemenaker sedang siapkan aplikasi Online Training untuk SUSU agar pencapaian kompetensi pengelola SDM dan pekerja capaiannya jangkauannya  skala Nasional lebih effektif.

Hal ini diutarakan Dirjen PHI & Jamsos Haiyani Rumondang Saat ditemui swararesi.com usai mendampingi Menteri Ketenagakerjaan M.Hanif Dakhiri di acara  kegiatan "Pemahaman Hubungan Industrial Bagi Dunia Pendidikan"  kepada siswa SMK dan SMA se-kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat (9/10/2017).

Seperti yang diberitakan swararesi.com berdasarkan hasil temuan dibeberapa daerah ada  Lembaga Pelatihan Swasta dan Asosiasi Pengusaha - HRD yang "menjual" training SUSU cukup mahal sehingga terkesan hanya untuk kalangan Manajemen saja yang mampu mengikutinya, sehingga  dikuatirkan akan timbul perbedaan pemahaman akan essensi SUSU yang hasilnya SUSU yang dibuat tidak mencapai sasaran yaitu terciptanya keadilan dalam pengupahan di perusahaan.

Kemenaker melalui Dirjen PHI & Jamsos sudah melakukan sosialisasi SUSU kebeberapa daerah sejak tahun 2016, hanya saja karena keterbatasan anggaran yang bersumber pada APBN maka jangkauan peserta sangat terbatas.Sehingga perlu dirubah cara pelatihan klasikal ke digitan dengan membuat aplikasi SUSU secara online training.

Dalam investigasi keberbagai daerah Swararesi.com akhirnya menemukan PPM Manajemen dan gadjian.com menyelenggarakan training secara online dan berbiaya murah tetapi tetap berkualitas.

Praktisi Senior Remuneration & Litbang swararesi.com F.L.Tobing yang pernah memimpin Tim Penyusunan SUSU di Perusahaan Industri Manufacturing  Besar (MNC) di Kawasan Jabar, apresiasi rencana Dirjen PHI & Jamsos hanya saja dengan adanya aplikasi Training SUSU nantinya, untuk operasionalisasi SUSU masih diperlukan pendamping yaitu praktisi yang berpengalaman dibidang kompensasi sebagai konsultan dan pemandu agar penerapan SUSU lebih effektif dan bermanfaat dalam program pengembangan SDM diPerusahaan.

Hal ini sebagai jawaban atas saran  dari Kepala Dinas Tenaga Kerja DIY Yogyakarta yang dijumpai swararesi.com saat acara PMSM di Gedung BI Yogyakarta beberapa waktu lalu,  agar pelatihan Online Training tetap harus ada Narasumber yang mampu membantu aplikasi diperusahaan yang bermacam-macam jenis.Hal ini sudah dilakukan oleh PPM Manajemen dalam Online Training tetap ada media interaktif untuk diskusi terbatas masalah yang timbul dalam aplikasi nantinya.

Berita Foto Fredi.

Mon, 9 Oct 2017 @19:31


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+2+3

Copyright © 2017 swararesi.com · All Rights Reserved