Peningkatan Belanja 2018 Untuk Sektor Prioritas

image

Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa peningkatan belanja pada 2018 dilakukan semata-mata hanya untuk sektor prioritas. Terutama dalam meningkatkan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas antar wilayah.  Hal itu diungkapkan dalam penyampaian nota keuangan RABNP 2018, Rabu (16/8/2018) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

 

“Di bidang belanja pemerintah pusat, perbaikan dilakukan melalui peningkatan kualitas belanja dan anggarannya, peningkatan belanja diarahkan untuk pendanaan program prioritas diantaranya infrastruktur dalam menjaga konektivitas antar wilayah,” ujar Jokowi.

 

Peningkatan pembangunan infrasruktur pun diyakini mampu menyerap tenaga kerja dan mengatasi kemiskinan dan ketimpangan. “Dalam pembangunan infrastruktur akan meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi, guna menyerap tenaga kerja serta mengurangi kemiskinan dana ketimpangan,” tegasnya.

 

Jokowi pun dalam kesempatan tersebut juga memaparkan target output di bidang infrastruktur pada peiode 2015-2016. Terjadi peningkatan kapasitas jalan nasional lebih kurang sepanjang 7 ribu kilometer, penyelesian pembangunan 4 bandara baru dan pembangunan jalur kereta baru sepanjang 199,6 kilometer. “Hal itu diharapakan akan membuka akses ekonomi yang luas,” sambungnya.

 

Pembangunan infrastruktur seperti penyediaan rumah juga menjadi perhatian Presiden Jokowi, dirinya mengaku juga akan fokus dalam membangun rumah swadaya yang berjumlah 210,5 ribu unit. “Pemerintah juga fokus dalam penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melallui peningkatan kualitas rumah susun, rumah khusus, dan rumah swadaya sebanyak 210,5 ribu unit,” tutup Jokow

Wed, 16 Aug 2017 @16:51


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 7+6+9

Copyright © 2018 swararesi.com · All Rights Reserved