MEDIAWATCH DIRGANTARA HUMAN CAPITAL-ASN Watch

Masyarakat Anti Kesesatan Informasi (MAKI) Menuntut Pertanggungjawaban buku " Usut Tuntas Dugaan korupsi Ahok" karya Marwan Batubara yang diduga hanya mengutip berita Online dan bertentangan dengan kaidah Riset yang benar.

image

Masyarakat Anti Kesesatan Informasi (MAKI) Menuntut  Pertanggungjawaban buku " Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok" karya Marwan Batubara yang diduga hanya mengutip berita Online dan bertentangan dengan kaidah Riset yang benar.  

MAKI ( Masyarakat Anti Kesesatan Informasi) dimotori para Pengacara Muda Potensial pimpinan Mandela Sinaga,  kini hadir  sebagai mediator masyarakat yang melawan Informasi sesat dan bohong  untuk meminta pertranggung jawaban penyebarnya.Dalam diskusi dan Konferensi pers di jakarta (10/6/17) terungkap Buku Marwan Batubara diduga termasuk katagori Informasi yang tidak valid isinya karena sebagian besar hanya copy paste dari berita online.

Untuk itu MAKI mengeluarkan pernyataan yang diantaranya akan melakukan klarifikasi ke Instansi terkait termasuk ke Bareskrim Mabes Polri.

Selanjutnya Mandela Sinaga akan melakukan kegiatan dibebarapa daerah untuk sosialisasi pentingnya masyarakat berani melawan segala bentuk penyalahgunaan Informasi sesat dan bohong, yang cenderung digunakan oknum tertentu untuk kepentingan politik tertentu.

Swararesi.com  mempertanyakan dari isi buku terdapat hampir 200 kata "Pemprov-Pemerintah provinsi DKI" padahal menurut informasi yang dapat dipercaya, Marwan Batubara belum pernah melakukan penelitian ke Pemerintah provinsi DKI sesuai peraturan perundangundangan tata cara melakukan penelitian dilingkungan Pemerintah.

Masih banyak pertanyaan yang perlu klarifikasi pihak penuli Marwan Batubara, walaupun saat dipertanyakan MAKI, MarwanBatubara menyatakan punya data lengkap dan valid atas materi buku yang diterbitkannya.

Swararesi.com juga mempertanyakan mengapa saat peluncuran buku di Gedung DPR dimimbar acara disamping Amin Rais juga duduk dikursi terhormat ketua HTI yang belakangan ini organisasinya akan dibubarkan oleh pemerintah. masih banyak lagi pertanyaan yang perlu diklarifikasi untuk itu MAKI akan membuka forum diskusi yang melibatkan semua pihak.

Sebagai penutup Mandela Sinaga menyatakan bahwa kehadiran MAKI bukan semata untuk menangani kasus pilkada seperti buku Ahok , tetapi untuk kepentingan masyarakat lebih luas yang perlu diadvokasi untuk melawan berita bohong dan sesat.

(Berita Foto Fredi)

Sun, 11 Jun 2017 @08:42


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 swararesi.com · All Rights Reserved