Mediawatch : Berita Dugaan Oknum Media Cetak Nasional/Mainstream terima suap untuk muat berita pencitraan Perusahaan terlibat kasus korupsi telah dikirim ke Ketua Dewan Pers.

image

Permintaan Ketua  Dewan Pers agar adanya berita tentang Dugaan Oknum Media Cetak Nasional/Main stream  terlibat kasus terima suap agar memberitakan pencitraan Perusahaan terlibat kasus korupsi telah dipenuhi Mediawatch Swararesi dengan mengirim kutipan beritanya ke Kantor Dewan Pers.

Terungkapnya dugaan oknum media cetak Nasional yang melakukan pungli untuk citra positif perusahaan bermasalah ( lihat http://www.antaranews.com/berita/591133/saksi-lippo-biayai-pencitraan-positif-nurhadi ). Anggota Komisi I Tantowi Yahya yang dihubungi swararesi.com saat akan rapat panja penyiaran di Gedung Parlemen 26/10/16 , menyatakan Dewan Pers harus bertindak sesuai UU Pers.

Selanjutnya Tantowi Yahya, minta Dewan Pers harus menindak oknum awak media tanpa mnelihat besar kecilnya media, bila memang terbukti melakukan pelanggaran kode etik dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

Koorfinator Media watch F.L. Tobing mengharapkan Dewan pers harus membentuk Tim Siber Pungli di lingkungan Media Nasional maupun Lokal, karena Perintah Presiden Jokowi untuk menghapus Pungli akan mengalami hambatan bila ada oknum awak media yang melakukan pungli walaupun dengan kemasan berbentuk apapun untuk pencitraan perusahaan yang sedang bermasalah dengan hukum.

Wed, 26 Apr 2017 @22:23


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 3+4+3

Copyright © 2018 swararesi.com · All Rights Reserved