MEDIAWATCH DIRGANTARA HUMAN CAPITAL-ASN Watch

Mediawatch : Surat Terbuka ke Presiden Jokowi agar Hari Pers Nasional (HPN) 2017 di Maluku, Dewan Pers dan PWI tidak disponsori BUMN

image

Koordinator Mediawatch Swararesi F.L.Tobing mengirim surat terbuka kepada Presiden Jokowi, Ketua DPR dan Menteri BUMN untuk effectifitas independensi peran media sebagai watchdog dan menghemat uang rakyat, maka HPN 2017 kegiatannya tidak disponsori oleh BUMN dalam bentuk apapun, mengingat  Media Nasional sebagian besar usahanya menuju konglomerasi dan bisnis yang menggurita dianggap cukup mampu secara  swadaya menyelenggarakan acara tersebut.

hasil pengamatan Mediawatch swararesi sejak HPN 2014 di Bengkulu, kegiatannya melibatkan sponsor dari BUMN dan Pemda setempat. Walaupun belum terbukti berkaitan langsung tetapi salah satu pejabat yang menjadi Panitia HPN dari Pemda bengkulu belakangan terlibat kasus Korupsi.

Demikian juga dengan kegiatan Pimpinan Redaksi di bali yang dihebohkan dengan skandal souvenir "kondom" dari salah satu BUMN yang dibagikan kepeserta acara tersebut.

Disamping itu mediawatch juga menemukan beberapa kegiatan BUMN yang melibatkan oknum awak media mainstream yang menjadi EO baik secara langsung maupun tidak langsung dan ini sudah dilaporkan kepada pihak terkait.

Untuk itu Koordinator Mediawatch mengharapkan adanya moratorium sponsorship dari BUMN untuk kegiatan media Mainstream apalagi kode etik di Dewan Pers cukup ketat untuk hindari terkontaminasinya media mainstream terhadap kebijakan BUMN.

Untuk itu kegiatan HPN 2017 dianggap sebagai saat yang tepat agar sponsorship dari BUMN distop 100%, mengingat anggota Dewan Pers dan PWI belakangan ini usahanya sudah cukup membesar dan menggurita.

 

Berita Foto fredi. (Gambar Direksi BUMN dikediaman Menteri BUMN Rini S di Kediaman Wydia Chandra Jakarta )

Mon, 23 Jan 2017 @22:19


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 swararesi.com · All Rights Reserved