MEDIAWATCH DIRGANTARA HUMAN CAPITAL-ASN Watch

Terungkap ! Bisnis Berita Hoax Media Online bisa menghasilkan 2 Milyard lebih semasa kampanye calon presiden. Selamat datang turnbackhoax.com

image

Bermunculannya banyak website yang membuat berita-berita palsu untuk bermacam kepentingan, yang kemudian banyak tersebar di media sosial semacam Facebook dll. Ternyata website semacam itu telah menjadi bisnis besar.Seperti yang diduga swararesi.com bahwa berita Imaginer Eko Patrio oleh beberapa situs tanpa identitas,bermotif ekonomi (swararesi.com 28/12/16) lihat http://swararesi.com/article/182638/mediawatch-ungkap-motivasi-medsos-publikasi-berita--imagineer--eko-patrio-tentang-teroris-bekasi.html

Hsil penelusuran swararesi.com di dailymail.com tanggal 25/11/16 (By Dailymail.com Reporter and Associated Press | Read more: http://www.dailymail.co.uk/news/article-3972662/The-16-year-old-Macedonia-just-one-faces-spread-fake-news-social-media.html#ixzz4VDujDYAx )

Sebelum masa pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS), media sosial dibanjiri dengan berbagai berita palsu (hoax). Setelah Pilpres AS usai, baru ketahuan berbagai pihak yang membuat berita palsu itu. Penghasilannya pun mencapai miliaran rupiah.

Kebanyakan pembuat konten untuk situs berita palsu tersebut datang dari kalangan remaja. Salah satunya adalah Victor, seorang remaja laki-laki berumur 16 tahun dari Veles, sebuah kota kecil di Makedonia.

Menurut penelusuran yang dilakukan media Channel 4, Victor dan ratusan remaja lainnya berperan sebagai editor yang berisikan berbagai berita palsu. Viktor sendiri bekerja di situs Total News.

Pertanyaannya,  apa keuntungan membuat berita palsu? Berdasarkan keterangan dari penduduk lokal Veles, beberapa pembuat berita, terutama dari kalangan milenial, bisa mendapatkan uang dalam jumlah besar.

Pertanyaan selanjutnya, dari mana manakah sumber uang tersebut? Yang pasti, satu orang bisa meraup uang tunai sebesar 200.000 dollar AS atau sekitar Rp 2,6 miliar dari pekerjaan ini.

Victor sendiri menceritakan bahwa berita-berita palsu pro-Trump begitu diburu di internet. "Mereka (pembaca) mau mendengar berita tentang Donald Trump,"katanya.

Alasan Victor membuat situs berita palsu tersebut? Ternyata hanya alasan uang semata.

Berita-berita palsu memang begitu banyak beredar di media sosial, terutama di Facebook. Berita hoax tersebut ditudingpenyebab kemenangan Trump di pemilihan Presiden AS.

Mark Zuckerberg, pendiri sekaligus CEO Facebook, berjanji untuk menghadang berbagai berita palsu beredar di jejaring sosial bikinannya.

Melihat nilai ekonomi berbisnis berita palsu (hoax) begitu menggiurkan, maka di Indonesia diduga sudah lama bermunculan pemburu rente di bisnis berita palsu (hoax) yang mengakibatkan Kementerian Kominfo dan Dewan pers terkejut ditemukannya puluhan ribu website yang memanfaatkan UU HAM tentang kebebasan berpendapat dan kebebasan pers yang menurut Presiden Jokowi sudah harus dikontrol ketat peredarannya.

Untuk itu masyarakat sangat mengapresiasi dengan munculnya Masyarakat Anti Fitnah indonesia (Mafindo) yang baru dideklarasikan di Carfreeday Jakarta Minggu tanggal 8 Januari 2017 yang lalu. Masyarakat dapat mengakses Komunitas ini melalui situs turnbackhoax.id

Berita Foto Istimewa ( Keterangan Foto :A teenager only identified as Victor (pictured)  is the editor of fake news site, Total News. For the past several months leading up to the presidential election, fake news stories like the ones written on Victor's site flooded social media)

Mon, 9 Jan 2017 @00:21


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 swararesi.com · All Rights Reserved