Ketua Dewan Pers : Siang ini dikeluarkan Surat untuk Tim Pengacara Eko Patrio untuk menindaklanjuti proses hukum 7 Media yg publikasikan berita "Imajiner" pernyataan Eko Patrio tentang teroris bom panci di Bekasi.

image

Ketua dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, kepada swararesi.com menyatakan bahwa 7 Media Sosial yang mempublikasikan berita "Imajiner" tentang kasus teror bom panci di Bekasi, dianggap bukan masuk katagori media. Dari ke 7 Media tersebut terdiri 3 blogger dan 4 Media Abal-Abal karena tidak memuat identitas pengelola media seperti yang diatur dalam UU Pers 40/1999.

Siang ini pukul 14.00 dikantor Dewan Pers, Ketua Dewan Pers akan menyerahkan   Surat untuk Kepada Tim Pengacara Eko Patrio untuk menindaklanjuti proses hukum 7 Media yg publikasikan berita "Imajiner" pernyataan Eko Patrio tentang  teroris bom panci di Bekasi ke pihak yang berwajib.

Kepada swararesi.com usai acara Seminar HAM di Kawasan Menteng Jakarta, Yosep Adi Prasetyo mengungkapkan bahwa hasil temuan Dewan Pers ada sekitar 43.000 an Media Online tetapi yang terdaftar di Dewan Pers hanya sekitar 200an.

Ini menjadi Pekerjaan Rumah Dewan Pers dan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak yang akan terjadi khususnya pengawasannya.

Koordinator Mediawatch Swararesi F.L.Tobing sangat mendukung tindakan Ketua Dewan Pers demi perbaikan media online kedepan khususnya akuntabilitas pengelola.

Berita Foto Fredi

Tue, 20 Dec 2016 @22:28


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+2+3

Copyright © 2018 swararesi.com · All Rights Reserved