MEDIAWATCH DIRGANTARA HUMAN CAPITAL-ASN Watch

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Gatot Nurmantyo, memberikan kuliah umum kepada ribuan mahasiswa UKI dengan tema Mari Teladani Semangat Juang Pahlawan Kemerdekaan Menuju Indonesia Sebagai Bangsa Pemenang.

image

Universitas Kristen Indonesia mendapat kesempatan, dikunjungi oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Gatot Nurmantyo, beserta jajarannya.(18/11/16)  Tujuan kedatangan beliau adalah untuk memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa/i UKI dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November lalu.

Kuliah umum dengan tema “Mari Teladani Semangat Juang Pahlawan Kemerdekaan Menuju Indonesia Sebagai Bangsa Pemenang” digelar di dua tempat, yaitu di Aula dan Ruang Seminar lantai 3, Kampus UKI Cawang, Jaktim. Ribuan peserta yang hadir termasuk mahasiswa, dosen, staf, serta tamu undangan sangat antusias hadir memenuhi ruangan, bahkan banyak yang tidak mendapat tempat duduk hingga selesai acara.

Sebelum kuliah umum dimulai, Panglima TNI yang juga didampingi oleh Panglima Kodam Jaya, Mayjen. Teddy Lhaksamana beserta jajarannya disambut oleh Rektor UKI, Dr. Maruarar Siahaan, S.H., dan seluruh pimpinan UKI di Gedung Rektorat UKI. Tiba di Aula, Jenderal Gatot Nurmantyo di Aula disambut dengan tarian Papua dan yel-yel “Viva UKI” dari mahasiswa/i UKI.

Kuliah umum ini dimoderatori oleh Dr. Gindo E. L. Tobing, S.H., M.H., Dosen Fakultas Hukum UKI. Panglima TNI mengakui UKI sebagai kampus kasih menerima keberagaman Indonesia di dalamnya.

Panglima TNI mengingatkan bahwa disintegrasi bangsa  menjadi bahaya potensial (potential danger) yang setiap saat bisa meruntuhkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara yang pada gilirannya akan merobohkan bangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dengan tetesan darah dan air mata. Konflik horizontal, ancaman tetor, aksi saling hujat dan memfitnah sesama anak bangsa seolah menjadi kebiasaan yang tak terelakan. Ditambah lagi dengan penggunaan media sosial secara serampangan demi menebar rasa permusuha  dan kebencian semakin mempertegas betapa berbahayanya bila kondisi terus menggejala.

Kondisi Ini tentu tidak bisa dibiarkan. UKI sebagai bagian dari warga masyarakat memiliki peran yang sangat strategis bagi generasi muda khususnya para mahasiswa agar metal memiIiki perspektif yang lebih konstruktif tentang nilai-nilai kebangsaan yang mulai memudar. Kuliah Umum Ini diadakan sebagai bagian dari kiprah UKI dalam memperjuangan bangsa Indonesia menuju negeri yang damai, kuat dan bermartabat

KuIiah Umum ini  akan dihadiri tidak kurang dan 1200 mahasiswa, alumni UKI, aktivis dan senat mahasiswa, beberapa tokoh penting dan jajaran dan pimpinan UKI serta seluruh civitas akademika UKI.

Berita Foto Fredi

Wed, 23 Nov 2016 @13:00


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 swararesi.com · All Rights Reserved